Skip to content

6 Kesalahan Umum Memanggang dan Cara Mencegahnya Lain Kali

Written by

admin

Ada sesuatu yang bisa dipelajari dari (hampir) setiap kesalahan resep kue, apakah Anda berurusan dengan tekstur yang aneh, rasa yang meragukan, muffin yang lembek, roti yang kaku, atau kue yang kempes. Pada artikel ini kami akan memberi Anda enam skenario kecelakaan memanggang dengan saran tentang apa yang harus dilakukan dengan upaya berikutnya.

1. Anda tidak memanaskan oven terlebih dahulu

Kecelakaan:

Hasil tidak teratur dan tidak rata.

Apa yang harus dilakukan lain kali:

Oven yang belum dipanaskan akan berdampak buruk pada makanan panggang Anda. Ini dapat menyebabkan masalah dengan warna, tekstur, dan mengembang dan makanan panggang Anda bisa jadi ‘matang’ sebelum menjadi kecoklatan dengan benar atau sebelum mengembang sempurna. Untuk menghindari kekecewaan, pastikan Anda memanaskan oven terlebih dahulu.

2. Anda menggandakan resep untuk kue panggang Anda

Kecelakaan:

Mereka tidak menjadi seperti yang seharusnya.

Apa yang harus dilakukan lain kali:

Menggandakan atau membagi dua resep tidak selalu menjadi masalah, tetapi ketika sampai pada resep memanggang, perhitungan kimia bahan berubah yang berdampak pada kecepatan memasak kue Anda. Alih-alih menggandakan resep memanggang, lebih baik buat resep yang sama dalam beberapa kelompok.

3. Anda membiarkan muffin mendingin di dalam panci

Kecelakaan:

Muffin berkeringat dengan alas basah.

Apa yang harus dilakukan lain kali:

Saat Anda membiarkan muffin mendingin sepenuhnya di dalam panci, uap di dalamnya tidak dapat keluar, sehingga muffin berkeringat dengan alas yang basah. Jika Anda ingin muffin Anda keluar dengan remah yang lezat, biarkan dingin di dalam panci hanya selama lima menit, lalu letakkan di rak kawat agar lebih dingin.

4. Anda membuat es kue saat masih hangat

Kecelakaan:

Lapisan icing dengan remah-remah.

Apa yang harus dilakukan lain kali:

Lapisan gula yang sempurna pada kue membutuhkan kesabaran. Jika Anda membuat es kue terlalu cepat setelah keluar dari oven, potongan dan remah kue akan membuat lapisan gula menjadi berbintik. Sebaiknya biarkan kue benar-benar dingin atau masukkan kue ke dalam freezer agar enak dan kokoh sebelum Anda menambahkan sentuhan akhir yang dingin.

5. Anda terlalu sering membuka oven

Kecelakaan:

Barang panggang Anda jatuh rata.

Apa yang harus dilakukan lain kali:

Harap tahan godaan untuk membuka oven saat memanggang karena menyebabkan aliran udara dingin yang menurunkan suhu bagian dalam oven, mengacaukan naiknya makanan yang dipanggang. Pastikan bahwa makanan yang dipanggang telah mengembang sepenuhnya sebelum Anda memeriksa apakah sudah matang.

6. Anda terlalu panaskan cokelatnya

Kecelakaan:

Cokelat Anda hangus, kasar, atau terpisah, bukannya halus dan lembut.

Apa yang harus dilakukan lain kali:

Selalu panaskan cokelat dengan lembut dan perlahan dan angkat dari api sebelum benar-benar meleleh. Jika Anda menggunakan ketel ganda untuk melelehkan cokelat, pastikan airnya mendidih, bukan mendidih. Jika Anda ingin menggunakan microwave untuk melelehkan cokelat, hentikan setiap 20 detik untuk mengaduknya. Cokelat mudah rusak dan tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk memperbaikinya.

Jangan panik ketika resep memanggang ternyata membawa malapetaka. Sebaliknya, nikmati kesalahan Anda serta kesuksesan Anda karena itu adalah pelajaran dalam menyempurnakan seni membuat kue.

Previous article

Berapa Umur Simpan Rempah-rempah dan Apakah Benar-Benar Kadaluarsa?

Next article

Bagaimana Mengembangkan Profil Perusahaan yang Efektif - dan Mengapa

Join the discussion

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *